Friday, May 5, 2017

Rekam Ceramah, Agar Anak selalu Mendapat Taushiyah



Barang siapa menegakkan shalat maka telah menegakkan agama, dan barang siapa meninggakan sahlat maka telah merobohkan Agama”

Inilah kata-kata yang kuyakini kebenarannya. Mendirikan shalat membutuhkan pertolongan dari Allah, kesabaran dan pemantauan.

Pengalaman pribadiku berikut ialah dengan memantau putera puteriku sejak kecil untuk menghafal Al-Qur’an dan dzikir sehari-hari.

Puteri-puteriku, alhamdulillah, semuanya mahasiswa, sedang puteraku masih di SMU. Aku bersama ayah mereka senantiasa memantau mereka sejak kecil sampai sekarang. Ketika suamiku hendak shalat di masjid, ia mengingatkan puteranya dengan mengatakan,
Ayo... sekarang waktunya shalat,” Sembari mendoakan agar Allah membenahinya, memberinya hidayah dan menyinari hatinya.

Dalam hal ini, aku memanfaatkan kaset tape dan video. Kalau ada khutbah jumat yang temanya tentang shalat, maka kami sangat antusias mendengarkannya. Namun yang paling penting dari semua itu adalah doa, doa dan doa.
Aku selalu berdoa, “Yaa Allah, perbaikilah anak keturunanku”, baik ketika sujud, shalat tahajjud, doa qunut dan tiap kali kulhat dari mereka hal yang menyenangkanku atau menyempitkan dadaku.

-------------------------------
Allah berfirman, “Ia tidak membenarkan dan tidak pula mengerjakan shalat, akan tetapi ia mendustakan dan berpaling”(QS. Al-Qiyamah:31-32
Di antaranya penyebab siksaan di akhirat ialah meninggalkan shalat ketika di dunia.

Sudah selesai kisah inspirasi pengalaman Keempat pada buku yang berjudul "AGAR ANAKMU SHALAT SELALU
Nantikan esok hari pengalaman kelima yang di tulis oleh orang tua yang beriman pada buku ini yang akan saya posting.

Kembali kepada pengantar untuk melihat pengalaman yang lain di sini

No comments:

Post a Comment