Aku
tidaklah bertanggung jawab sendirian dalam membiasakan puteriku rajin shalat,
akan tetap dibantu oleh suamiku. Kukatakan pada puteriku yang telah genap
berumur tujuh tahun,
“Allah
kelak akan memasukkanmu ke dalam jannah – insya Allah dan kamu akan mendapat
semua makanan enak dan permen yang kammu inginkan. Allah telah menjadikan kita
seorang muslim dan menjadikan kita umat Rasulullah Muhammad saw, kerenanya kita
wajib mencintai Allah dan rasul-Nya saw. Kalau kita memang mencintai Allah,
maka kita harus shalat dan berpuasa karena Allah supaya dia mencintai kita dan
memasukkan kita ke dalam jannah-Nya”
Aku
mengucapkan kata-kata ini terus-menerus.
Kadang
kala dia tersibukkan dari shalat dan aku marah kepada dan hendak memukulnya
saat umurnya belum genap sepuluh tahun, namun kusabarkan diriku dan kukatakan
pada hatiku, “sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bersabar”
Sekarang,
puteriku telah berusia sepuluh tahun. Segala puji bagi Allah yang telah
menolongku dalam membiasakannya shalat lima waktu. Aku juga tak lupa atas jasa
besar suamiku yang telah membantuku banyak sekali dalam hal ini.
---------------------------------
Imam
Ahmad ra berkat,
“Jangan
samapi berjumpa dengan Allah sedang engkau tak menghargai Islam sedikitpun,
sesungguhnya kadar islam di hatimu sebanding dengan kadar shalatmu”.
----------------------------------------------------------
Sudah selesai
kisah inspirasi pengalaman Ketujuh pada buku yang berjudul "AGAR ANAKMU SHALAT SELALU"
Nantikan
esok hari pengalaman kedelapan yang di tulis oleh orang tua yang beriman pada
buku ini yang akan saya posting.
Bagi pembaca
sekalian yang ingin melihat blog ini tetap bisa eksis, Tolong bantu share
artikel-artikel saya. bisa dengan cara membagikan di Facebook, Tweeter, BBM dan
sebagainya.
Juga bagi yang
ingin membantu saudara, sahabat, teman, anak, dan sebagainya yang masih sekolah
ataupun yang sudah kuliah dan ingin mencari materi makalah anda dapat share postingan saya tentang makalah.

No comments:
Post a Comment